Borneo Information Specialist - News, Articles, Travelogues, Reviews, Travel Resources, etc.

e-Borneo's Main PageBorneo ToursBorneo HotelsTravel BorneoBorneo ServiceContact Borneo

borneo
Tuesday, July 03, 2001

Madura harus tanggapi hasil KRK (Kalimantan)

Sampit - Penentuan nasib para pengungsi Madura asal Sampit, Palangka Raya serta beberapa daerah di Kalteng lainnya hingga saat ini belum ada kejelasan.

Sementara pemerintah daerah sesuai hasil musyawarah masyarakat Kotim (MMK) dan kongres rakyat Kalteng (KRK) mau menerima etnis Madura secara bersyarat dan meminta maaf.

Warga Madura terutama wanitanya yang telah berdatangan di Sampit mengaku cemas terhadap nasib sanak-saudaranya baik yang ada di pengungsian di Sampang, Madura maupun yang berada di propinsi tetangga sekitar Kalteng.

Rima (bukan nama sebenarnya), misalnya, mengaku pasrah terhadap nasib bapak, abang serta saudaranya di Banjarmasin. Betapa tidak, selama beberapa minggu di Sampit dia banting tulang untuk dapat menghidupi diri sendiri.

Rima yang mempunyai tiga saudara ini sangat mengharapkan adanya kedamaian di Bumi Habaring Hurung. Dituturkannya, selama 60 tahun orangtuanya berada di Sampit, pihaknya sama sekali tidak menduga akan terjadi peristiwa yang memisahkan keluarganya.

"Bagaimana perasaan ikam kalau bepisah dengan orang tuha (bagaimana perasaan anda kalau berpisah dengan orangtua)," ujar Rima yang telah fasih berbahasa Banjar. Dia berharap pemerintah dapat memikirkan nasib warga Madura yang telah puluhan tahun tinggal di Sampit yang sama sekali tidak ikut dalam berbuat makar ingin menjadikan Sampit sebagai kota ‘Sampang kedua’.

Wabub Kotim M Thamrin Noor, dalam satu acara belum lama ini, mengatakan warganya telah melaksanakan musyawarah masyarakat Kotim (MMK). Warga mau menerima dengan syarat tertentu setelah adanya permohonan maaf dari etnis Madura. Namun hingga saat ini belum ada permintaan maaf secara resmi dari pihak Madura.

Seharusnya warga Madura aktif dalam menyikapi hasil KRK dan MMK seperti mengadakan musyawarah yang sama di Madura yang kemudian hasilnya disosialisasikan ke sejumlah daerah yang bertikai di Kalteng.

Kalau hanya ngomong minta maaf itu kan gampang saja. Yang warga Kotim inginkan terutama permintaan maaf yang tulus, artinya setelah mengakui kesalahannya etnis itu jangan lagi mengulangi perbuatanya.

Source: Banjarmasin Post

You can make $$$ selling your knowledge/experience on the above subject on the Web!
With or without a Website! With or without computer know-how! Here's how...


Add your




Sunday, September 30, 2001

  • Voters give opposition the boot (Sarawak)
  • It will cost more to use public loo (Sarawak)
  • Sultan arrives for two-day visit to M'sia tomorrow (Brunei)
  • BN should field more women candidates in next election (Sabah)
  • Appointment takes Musa by surprise (Sabah)
  • House of Sabah Deputy CM razed (Sabah)
  • Hijacked tug found in Indonesia (Kalimantan/Sabah)
  • Tragedi Masratu (Kalimantan)
    Footer Other Pages

     

    .

    Travel:

    Borneo Tours  - Sabah Tours -  Sarawak Tours  -  Brunei Tours  -  Borneo All-Inclusive Tours  - Borneo Hotels   - Borneo Destinations   - Borneo Map - Borneo Weather  - Tropical Vacation - Adventure Vacation - Eco & Nature Tour - Wildlife Tour - Scuba Diving Vacation  - Info Borneo  - Travel Blog  -  Travelogue  -  Custom Borneo Tour  -  Borneo Books - Regional Hotels   - European Hotels

    Shortcuts:

    Free E-mail  - E-Cards - Currency Converter - Inside Borneo  - Inside Internet - Mailing List - Tell a Friend - Link2Us

    .

    HomeAbout UsSite Map | Announcement | Bookmark UsDisclaimerPrivacy Policy | Copyright | Contact

    Copyright � and ™ 1999-2008   e-borneo.com   All rights reserved worldwide